Cara Mudah Mengurus Surat Nikah Tanpa Ribet

Cara Mudah Mengurus Surat Nikah Sendiri

S

aat mau nikah pasti banyak banget deh yang perlu di persiapkan dan dipikirkan, mulai dari tanggal pernikahan , Gedung, souvenir , cetering sampai surat-surat untuk nikah di KUA. Karna kebetulan pas saya nikah semua ngurus berdua sama calon saya, nah setelah lamaran dan dan saya cari tanggal pernikahan saya sampaikan pada kedua keluarga alhamdulilah semua setujuh dengan tanggalnya mulai lah kita mikirin apa aja yang perlu di siapkan  yang paling utama banget menurut kita pada saat itu tempat menikah dan surat-surat nikah.

Waktu pernikahan kita waktu itu masih sekitar 5 bulan lagi , setelah browsing, pergi sana sini dan tanya-tanya yang sudah pengalaman dan kita sudah dapat fix tempat yang kosong pada tanggal yang kita rencanakan. Hal utama lagi kita siapkan adalah  mengurus surat-surat pernikahan di KUA sebelum saya mengurus vendor-vendor lainya.

Berdasarkan pengalaman kita mengurus surat-surat pernikahan sendiri mungkin tulisan ini bisa sedikit membantu teman-teman dalam mengurus surat pernikahanya sendiri tanpa calo :D.

Berikut syarat dan tahapan menguru surat nikah.

Menetukan Lokasi Pernikahan

Hal yang pertama tentukan dahulu lokasi kamu mau nikah dimana ?  di kantor KUA atau di luar kantor KUA , ditempat mempelai pria atau di mempelai  wanita di mana pun pernikahan itu akan diadakan, sebaiknya diskusikan dulu bersama pasangan. Lokasi diselenggarakannya pernikahan ini juga harus jelas dan detail, seperti nama kelurahan atau kecamatan. Bahkan, kamu dan pasangan perlu menentukan terlebih dahulu KUA mana yang akan mengurus pernikahan kalian.

Karna lokasi nanti akan menentukan kalian numpang nikah atau tidak, Kalo saya pada saat itu Menikah di jakarta Timur Kecamatan Jatinegara karna saya tinggal atau ber KTP di Jakarta Utara dan istri ber KTP di Jakarta Selatan jadi kita nantinya numpang nikah di KUA Kecematan Jatinegara, beda lokasi Kecamatan dalam satu kota saja kita harus urus surat numpang nikah.

Mengurus Surat Pengantar RT dan RW

Untuk calon mempelai laki-laki dan perempuan minta surat pengantar RT dan RW masing-masing sesuai domisili KTP kalian yah.

Hal yang perlu di persiapkan

  • Fotocopy KTP
  • Fotocopy KK ( Kartu Keluarga).
  • Fotocopy KTP Calon Pasangan.

Untuk RT dan RW sebenarnya tidak di pungut biaya tapi mungkin kalian mau menyumbang untuk KAS seiklasnya.

Mengurus Surat Ke Kelurahan

Selanjutnya kamu kekelurahan untuk mendapatkan surat N1, N2, N4  tapi sebelum kalian ke kelurahan sebaiknya sipakan beberpa berkas berikut :

  • Surat Pengantar RT /RW
  • Fotocopy KTP .
  • Fotocopy KK ( Kartu Keluarga).
  • Fotocopy KTP Calon Pasangan.
  • Fotocopy Akte Kelahiran.
  • Surat Pernyataan Belum Menikah Bermatrai
  • Surat Keterangan Pemeriksaan Kesehatan Pranikah dari puskesmas atau Rumah sakit

Untuk surat pernyataan belum menikah bisa di sediakan kelurahan formulirnya tapi saran saya sih lebih baik di siapkan sendiri agar tidak bulak balik, buat teman-teman yang yang butuh surat pernyataan belum menikah bisa di download DISINI saya sudah siapkan templatenya.

Sebelum kalian dapat surat N1, N2, N4 kalian akan diminta surat keterangan kesehatan pranikah  baik calon pengantin laki-laki ataupun perempuan nanti kalian akan di arahkan ke puskesmas untuk mengurus suratnya. ketika saya tidak di kenakan biaya alias Gratiss.

Surat Keterangan Kesehatan Pranikah

 

Setelah persyaratan semua lengkap di kelurahan kalian akan mendapatkan surat N1 , N2, N4 dari kelurahan contoh suratnya seperti ini :

Mengurus Ke KUA

Setelah berkas surat lengkap dari kelurahan lanjut ke KUA Kecamatan tempat kalian tinggal , jika kalian sama-sama numpang nikah ke KUA kecamatan untuk minta surat keterangan numpang nikah seperti ini :

surat numpang nikah dari KUA kecamatan

Selanjutnya siapkan berkas-berkas untuk di bawa ke KUA tempat kalian , jika kalian numpang nikah di tempat mempelai wanita siapkan juga dokumen mempelai wanita seperti di atas langsung daftar nikah tanpa surat numpang nikah.

Siapkan dokument-dokument untuk pendaftaran menikah sesuai dengan peraturan kementrian agama sebagai berikut  :

  • Surat Pengantar RT /RW ( Masing-masing )
  • Fotocopy KTP & KK ( Masing-masing )
  • Fotocopy Akta Kelahiran ( Masing-masing).
  • Fotocopy  Ijazah ( Masing-masing )
  • Fotocopy KTP Orang Tua ( Masing-masing )
  • Fotocopy KTP Saksi Nikah ( Dari Mempelai laki-laki & Perempuan )
  • Surat Pernyataan Belum Menikah Bermaterai
  • Surat Keterangan Nikah dari Kelurahan model N1 , N2, N4  ( Masing-masing )
  • Pass Foto Ukuran 2x 3 Masing-masing 4 Lembar ( Latar Biru )
  • Pass Foto Ukuran 4×6 Masing-masing 2 Lembar ( Latar Biru )
  • Surat Rekomendasi dari KUA asal jika Calon Pengantin di luar dari wilayah tempat menikah ( Suarat  Numpang Nikah )
  • Surat Akta Cerai (Jika calon pengantin sudah cerai)
  • Surat Izin Komandan (Jika calon pengantin TNI atau POLRI)
  • Surat Akta Kematian (Jika calon pengantin duda/janda ditinggal mati)
  • Izin/Dispensasi dari Pengadilan Agama Apabila :
    – Calon Suami Kurang dari 19 Tahun
    – Calon Istri Kurang dari 16 Tahun
    – Izin Poligami Jika berpoligami

Setelah menyerahkan berkas, petugas pun langsung mencatat secara detail tanggal, jam, serta lokasi menikah, untuk kemudian mereka buatkan form keterangan yang menyatakan bahwa saya dan calon istri akan melangsungkan pernikahan.  Pihak KUA akan memberikan Bukti Pembuat tagihan atau kode Biling jika kalian menikaha di luar KUA.

Pembayaran Menikah

Jika kalian menikah di Kantor KUA dan di hari dan jam kerja maka tidak ada biaya alias GRATISS. Jika kamu nikah di luar gedung KUA maka akan di kenakan biaya administrasi membayar sebesar Rp. 600.000 yang langsung dibayarkan Kenegara melalui BANK BNI saya pada saat itu.

Kode Billing

Jadi teman bawa saja kertas itu ke bank dan bayarkan ke bank nanti teman-teman akan mendapatkan bukti bayar dari bank untuk di serahkan atau di lampirkan ke KUA tempat teman menikah.

Saat sudah membayar dan sudah dapat nomer penghulu, kamu bisa langsung hubungi penghulu. Kalau saya, kebetulan saat sudah mendapat nomer penghulu saya langsung hubungi untuk konfirmasi dan seminggu menjelang pernikahan seya konfirmasi ulang untuk mengingatkan pak penghulu jadwal menikah kita.

begitulah proses atau tahapan-tahapan dalam mengurus surat nikah pada saat saya menikah. mudah dan ga ribet. semoga bermanfaat buat kalian yang akan menikah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *